Berita

Perincian Pesawat Sriwijaya Air SJ182 dengan Hilang Kontak

KOMPAS. com – Motor milik maskapai Sriwijaya Air secara nomor penerbangan SJY182 dilaporkan kering kontak pada Sabtu (9/1/2021) burit.

Pesawat dengan registrasi PK-CLC itu melayani rute penerbangan Jakarta – Pontianak.

Pesawat diketahui sempat mengudara di ketinggian 11. 000 kaki datang 13. 000 kaki di tempat permukaan laut, namun berhenti di sekitar 11 mil laut sepotong Barat Laut bandara Soekarno Hatta, di atas Kepulauan Seribu.

Pantauan KompasTekno pada situs PlaneSpotters, PK-CLC adalah pesawat jenis Boeing 737-500 dengan nomor produksi (Manufacturers Serial Numbers) 27323.

Mengaji juga: Posisi Terakhir Sriwijaya Cairan SJ182 yang Hilang Kontak Terekam Flightradar24

Udara tersebut pertama kali melakukan uji terbang pada 13 Mei 1994, dan dipakai oleh Sriwijaya Cairan selama 8 tahun.

Pesawat tersebut pertama kali dimanfaatkan oleh maskapai AS, Continental Airlines setelah keluar dari pabrik pada 1994, kemudian dipakai oleh kongsi United mulai Oktober 2010. Baru pada Mei 2012, pesawat dioperasikan oleh Sriwijaya Air.

Berikut adalah spesifikasi pesawat B737-500 PK-CLC Sriwijaya Air, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Airfleets, Sabtu (9/1/2021).

  • Registrasi: PK-CLC
  • Serial number: 27323
  • Tipe: Boeing 737-500
  • Mesin: 2 buah CFMI CFM56-3C1
  • Terbang perdana: 13/05/1994
  • Umur motor: 26, 7 tahun
  • Konfigurasi: Kelas ekonomi 112 pengikut
  • Pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 dilaporkan hilang kontak setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Sabtu (9/1/2021) sore.

Pesawat secara registrasi PK-CLC tersebut melayani rute Jakarta-Pontianak. Data dari situs pemantau penerbangan, Flightradar24, menunjukkan pesawat take off pada pukul 14. 30 LT.

Penerbangan SJ182 seharusnya tiba pada pukul 15. 15 di Bandara Soepadio, Pontianak.

Namun, data Flightradar24 menunjukkan, B737-500 Sriwijaya Air SJ182 berhenti di kira-kira 11 mil laut Bandara Soekarno-Hatta, di atas Kepulauan Seribu.

Baca juga: Banyak Dipakai di Indonesia, Pesawat B737 Ini Rawan Mati Mesin dalam Udara

Motor tampak sempat melewati ketinggian 11. 000 kaki, tetapi tiba-tiba ketinggian dan kecepatan pesawat turun drastis. Posisi terakhir menunjukkan ketinggian 250 kaki di atas permukaan bahar dengan kecepatan 358 knots.

Daftar manifes menyebutkan, Sriwijaya Air SJ182 mengangkut 46 pengikut, 7 anak-anak, 3 bayi, dan 6 kru penerbangan.

Baca juga: Sriwijaya Minuman SJ182 Turun 3. 000 Meter Kurang dari Satu Menit